MSPORTS – Hakan Calhanoglu memilih untuk pindah ke Inter Milan pada awal musim 2021/2022 demi bisa menjadi juara Serie A. Nyatanya, tim yang ia tinggalkanlah, AC Milan, yang justru menjadi juara.

Ia pun menjadi sasaran ejekan. Bahkan, itu disampaikan oleh pemain Milan sendiri, Zlatan Ibrahimovich, yang melakukannya ketika melakukan parade perayaan gelar.

Namun, pemain asal Turki ini menyerang balik Ibra dengan menyebutnya terlalu tua untuk hal semacam itu dan terlebih tidak berkontribusi apa-apa dalam keberhasilan Milan tersebut.

“Dia seseorang yang berusia 40 tahun, bukan 18. Jadi, saya tidak akan melakukan hal semacam itu di usianya. Dia hanya suka menjadi pusat perhatian. Dia tidak berkontribusi ke Scudetto musim ini. Dia jarang bermain tetapi akan melakukan segalanya untuk menjadi fokus,” kata Calhanoglu kepada Tivibu Spor.

“Lagipula, dia yang selalu menelpon saya, mengajak saya untuk pergi makan malam atau mengendarai motor pada malam hari,” ungkap Calhanoglu.

“Dia juga menulis soal saya di dalam buklunya. Dia harus menulis sesuatu atau itu akan berisi lembaran kosong. Jujur, sebaiknya jangan menggangu,” tegas Calhanoglu.

Gelandang kreatif ini pun mengaku tidak menyesali keputusannya untuk pindah klub meski berakhir dengan hasil yang mengecewakan sementara ini.

“Itu sangat sulit karena di kota yang sama dengan warna yang berbeda. Namun, saya bekerja keras dan tahu ini kesempatan saya untuk bergabung dengan juara bertahan Italia,” lanjut Calhanoglu.

“Ketika tim yang saya datangi tidak memenangkan Scudetto dan tim lama saya menang, orang bertingkah layaknya itu salah saya,” kata Calhanoglu.

“Saya sangat bahagia di Inter dan dukungan dari para penggemar sangat membantu. Saya bermain untuk Milan selama empat tahun tapi tidak ada yang menyanyikan nama saya di tribun dan itu terjadi setiap saat melakukan pemanasan untuk Inter,” pungkas Calhanoglu.