MSPORTS – Di klasemen saat ini, pembalap Ferrari, Carlos Sainz, berada di peringkat kelima dengan 83 poin, tertinggal 67 angka dari Max Verstappen di tempat pertama.

Dari hasil delapan balapan sejauh ini, sosok asal Spanyol tersebut telah empat kali naik ke podium tetapi tidak satu pun sebagai juara. Ia finish kedua di Bahrain dan Monako dan ketiga di Arab Saudi serta Miami.

Sayangnya, di seri terbaru GP Azerbaijan lalu, ia gagal finish. Ini merupakan yang ketiga kalinya pada musim ini setelah juga mengalaminya di GP Emilia Romagna dan Austalia.

Hal ini membuat Sainz pun ragu dengan peluang juaranya pada musim ini.

“Pendekatan saya sedikit berubah karena betul dengan DNF (gagal finish) saya tertinggal jauh di persaingan juara dunia. Itu menyakitkan (DNF). Dan dari poin tersebut, saya memilih untuk tidak memikirkan gelar juara,” kata Sainz kepada Marca.

“Itu juga karena saya melihat bahwa saya tidak cukup nyaman dengan mobil untuk mengejar pole position dan kemenangan. Mungkin juga dorongan untuk menang dan mengambil pole position berarti saya membuat terlalu banyak kesalahan,” tambah Sainz.

Oleh karenanya, Sainz pun mengaku memilih untuk bersabar dan mungkin melihat situasi tersebut di akhir tahun nanti di mana ia biasanya tampil lebih baik.

“Kekuatan saya adalah selalu soal konsistensi dan mengetahui bagaimana untuk menunggu momen saya, yaitu akhir tahun, yang mana selalu sangat bagus,” ujar Sainz.

“Jadi, saya pikir, saya harus lebih sabar tahun ini dan menunggu hingga saya nyaman dengan mobil supaya 100 persen bisa menyerang,” tutup Sainz.