MSPORTS – Marc Marquez telah kembali menjajal motornya di MotoGP Aragon. Namun pembalap asal Spanyol ini mengakui tidak menyangka bisa kembali begitu cepat setelah proses operasinya.

Marquez harus menjalani operasi keempat pada lengannya pasca mengalami cedera parah saat kecelakaan hebat di GP Spanyol 2020 lalu dan ia harus menepi hingga akhir musim tersebut untuk menjalani tiga kali operasi pada lengannya. 

Dua operasi pertama berakhir gagal yang membuatnya harus melakukan operasi ketiga yang menyebabkannya harus absen di beberapa balapan pertama musim 2021.

Walaupun ia mampu memenangkan tiga balapan tahun lalu, ia masih kesulitan saat mengendarai motor karena kondisi lengannya. Juara kelas premier enam kali ini pun memutuskan absen sejak MotoGP Italia untuk menjalani operasi keempatnya.

Kondisinya pulih lebih cepat dari yang diperkirakan. Ia bahkan telah ikut serta di tes Misano pekan lalu. Setelah pemeriksaan kembali, Marquez diizinkan kembali ke arena MotoGP.

“Saya sangat senang bisa kembali,” kata Marquez di Aragon, dikutip dari Motorsport.com

“Waktu di Mugello, ini sesuatu yang tidak duga bisa kembali di sini di Aragon atau balapan lagi musi ini.”

“Tapi banyak hal berjalan baik sejak awal, dari operasi. Dan langkah demi langkah semuanya semakin baik.”

“Tentu saya, untuk target yang ingin saya raih, saya masih perlu banyak bekerja keras.”

“Tapi sekarang setelah tes Misano, ini berjalan positif.”

“Perasaan ini, saat saya mengakhiri tes kondisi fisik saya bagus. Itu lah yang kami memeriksa pemulihan lengan saya dalam beberapa hari ke depan dan memahami jika ada kemungkinan untuk balapan di Aragon.”

Kendati demikian, Marquez tidak muluk-muluk dalam target di Aragon kali ini, meski banyak yang menilai dirinya mampu mendapatkan posisi podium.

“Kemungkinan untuk podium hanya satu pesen,” ujar Marquez.

“Sangat, sangat rendah. Karena saya masih jauh dari kondisi terbaik saya, terutama soal kondisi lengan saya, soal otot saya.”

“Tulangnya telah pulih, itu yang penting. Tapi kondisi ototnya masih jauh dari yang saya inginkan.”

“Target saya, tujuan saya, adalah untuk finis di semua balapan mulai sekarang. Mungkin benar ada kemungkinan di Jepang, mungkin Thailand saya harus berhenti di tengah-tengah balapan. Kami tidak tahu.”