MGOALINDO – Pada 28 Juli hingga 8 Agustus 2022, kota Birmingham, Inggris, akan menggelar Commonwealth Games. Per 19 Februari, 24 negara sudah memastikan akan ikut serta dalam ajang olahraga negara Persemakmuran Inggris Raya ini.

Satu hal yang menarik adalah bahwasannya atlet yang berhasil meraih medali diperbolehkan untuk menunjukkan aksi protes mereka di atas podium.

Hal tersebut sudah diungkapkan oleh The Commonwealth Games Federation (CGF) sebagai pihak penyelenggara.

“Ini akan menjadi segar dan hal yang baru. Sesuatu tengah berubah dan dengan contoh yang terlihat secara mata, CGF mengambil langkah berani untuk memperbolehkan atlet menjadi duta perubahan tersebut,” kata Brenda Williams yang merupakan kepala komisi atlet CGF seperti dikutip dari Sky Sports.

“Podium di pertandingan manapun adalah tempat yang keramat. Dasarnya, itu merupakan pengakuan atas seluruh pencapaian anda.”

“Kami di Commonwealth Games memperbolehkan atlet untuk menggunakan platform tersebut. Mengadvokasi secara positif untuk alasan sosial yang mereka rasakan.”

“Namun para atlet ini juga harus menghormati sesama pesaing karena mereka juga telah mengerahkan usaha yang cukup, keringat, dan pengorbanan untuk mencapai titik tersebut.”

“Oleh karenanya, kami menganjurkan atlet untuk berbicara dengan sesama pesaing untuk sebuah alasan yang anda rasa benar dan harus anda suarakan di pertandingan ini di podium.”

“Bisa soal hak asasi manusia. Bisa juga soal menjadi korban karena isu ras. Atau karena kurangnya pemahaman soal kepercayaan agama atau orientasi seksual.”

“Jadi, itu adalah untuk memunculkan kesadaran dengan cara yang positif dan penuh rasa hormat,” pungkasnya.