MSPORTS – Mick Schumacher gagal menyelesaikan balapan (DNF) di GP Kanada akhir pekan lalu. Unit powernya mati pada lap ke-18 sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.

Padahal, itu merupakan penampilan terbaik pembalap asal Jerman ini pada musim 2022. Pasalnya, ia mendapat pole terbaiknya di posisi keenam.

Oleh karenanya, ia pun justru merasa percaya diri karena penampilannya secara keseluruhan yang dinilai cukup meyakinkan.

“Itu jelas membuat frustasi tetapi hal seperti ini terjadi. Ini F1, segalanya berada di tepian. Jadi, ya, kami hanya harus menelannya,” kata Schumacher.

“Namun, kami mendapat banyak hal positif yang bisa diambil dari sini. Jadi, ya, saya sangat bergairah untuk selanjutnya,” ujar pembalap berusia 23 tahun ini.

Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak patah semangat karena kejadian ini.

“Saya berada di sini karena saya mencintai olahraga ini. Saya cinta membalap dan anda meraih apa yang anda perjuangkan,” tegas Schumacher.

“Sayangnya, kami tidak meraihnya hari ini. Namun, saya yakin kami akan mendapat lebih banyak kesempatan. Pada akhirnya, semoga keberuntungan akan berubah.”

“Ini jelas berat. Namun, saya memiliki pengalaman di masa lalu dan kami mampu mencapainya pada akhirnya. Kami masih memiliki beberapa balapan.”

Schumacher pun mengungkapkan pandangannya mengapa hal tersebut bisa terjadi.

“Kita mendapat lintasan yang basah di sesi kualifikasi. Kita mendapat lintasan yang kering di sesi balapan. Jadi, saya mencoba untuk mencari batas cengkraman yang baru ketika kondisinya sangat berbeda,” ungkapnya.

“Kami hanya mencoba mencari ritmen dan saya yakin akan ada lebih banyak yang datang. Berat memang menerima hal seperti ini. Terlebih, jika kamu berada di posisi yang berpeluang mendapat poin dan harus menghentikan mobil ketika anda ketujuh atau berapa pun.”

“Memang tidak pernah menjadi hal yang terbaik, tapi itulah adanya,” pungkas Schumacher.