MSPORTS – Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, menerima hukuman 10 posisi Grid Penalty di GP Kanada akhir pekan ini.

Hal ini ia terima setelah memutuskan untuk menggunakan komponen kontrol elektronik yang baru atau yang ketiga. Sementara aturan Formula 1 sendiri menyatakan itu dibatasi sebanyak dua kali.

Keputusan ini diambil pembalap asal Monako tersebut bersama timnya karena masalah yang terjadi di mobilnya. Seperti diketahui, Leclerc bahkan gagal menyelesaikan balapan di GP Azerbaijan dan Spanyol.

Artinya, dengan hukuman yang ia ambil ini, Leclerc akan memulai balapan sepuluh posisi ke belakang dari hasil di babak kualifikasi nanti.

Leclerc menegaskan bahwa keputusan ini merupakan yang terbaik untuk tetap bisa menjaga peluang merebut gelar juara dunia.

Saat ini di klasemen, ia tertinggal 36 poin dari pembalap Red Bull, Max Verstappen, di puncak. Padahal, di awal musim, Leclerc sempat bertengger sebagai yang teratas.

“Tentunya saya akan memulai sedikit lebih di belakang. Namun, saya pikir itu keputusan terbaik yang dibuat. Jadi, mari kita lihat bagaimana ini berjalan,” kata Leclerc.

“Menyalip cukup lebih sulit dari yang saya duga pada hari ini. Namun, kecepatannya ada. Jadi, semoga kami bisa kembali ke tempat di mana kami ingin berada,” ujar Leclerc.