MSPORTS – Pelatih Leicester City, Brendan Rodgers, berada di bawah tekanan pasca timnya dipermalukan Tottenham Hotspur dengan skor 6-2 di pekan ketujuh Premier League musim 2022-23, Sabtu (17/9) malam WIB.

Youri Tielemans membuka skor melalui tendangan penalti dan dua menit kemudian umpan Dejan Kulusevski berhasil ditanduk oleh Harry Kane yang menjebol gawang Leicester.

Tottenham akhirnya mampu membalikkan kedudukan pada menit ke-22 melalui gol Eric Dier, sebelum James Maddison menyamakan kedudukan untuk Leicester pada menit ke-41.

Laga berjalan ketat meski Leicester tertinggal 3-2 dengan gol yang dicetak Rodrigo Bentancur.

Namun hattrick dari Son Heung Min yang masuk dari bangku cadangan membuat posisi Leicester semakin terpuruk di posisi juru kunci.

The Foxes kini menderita enam kekalahan beruntun dan hanya meraih satu angka musim ini serta sudah kebobolan 22 gol dari tujuh laga pembuka.

“Ini sangat meningkatkan tekanan kepada saya. Saya datang setiap hari dan melakukan pekerjaan saya. Saya sangat paham rasa frustrasi dari para pendukung. Saya tidak bisa menyembunyikannya. Ini tanggung jawab saya,” kata Rodgers kepada Sky Sports.

“Apapun yang terjadi saya sangat menghormati mereka (para pemilik klub) karena mereka telah memberikan saya dukungan yang besar. Saya paham olahraga ini. Skor tidak mencerminkan permainan tapi intinya ini kekalahan yang berat.”

“Apa pun yang terjadi kepada saya di Leicester, apakah saya bertahan dan terus berjuang, saya selalu menghormati mereka.”

Sebelumnya Rodgers telah mengkritisi para pemilik karena tidak memperkuat skuad mereka musim ini.

Sebab tim yang bermarkas di King Power Stadium ini sudah menjual pemain bintangnya, Kasper Schmeichel dan Wesley Fofana, dan hanya mendatangkan Wout Faes serta kiper pelapis Alex Smithies.

Meski dalam posisi yang buruk, Rodgers masih yakin bisa membalikkan situasi yang ada.

“Ini tantangan yang saya akan nikmati. Sekarang kami hanya bisa melihat ke depan,” pungkas Rodgers.