MSPORTS – Lionel Messi mengakui bahwa mantan pelatihnya di Barcelona, Pep Guardiola, telah merusak sepak bola. Hal ini karena Guardiola yang kini melatih Manchester City, menciptakan permainan yang terlihat mudah untuk ditiru, namun nyatanya sulit untuk diterapkan di lapangan.

Guardiola mengawali karier kepelatihannya di tim senior saat melatih Barcelona pada 2008 lalu untuk menggantikan Frank Rijkaard.

Tidak membutuhkan waktu lama ketika Guardiola menasbihkan dirinya menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia.

Di musim pertamanya bersama Blaugrana, ia telah meraih titel La Liga, Copa del Rey, dan Champions League. Ia mengakhiri tahun 2009 dengan memenangkan tiga trofi tambahan: Spanish Super Cup, European Super Cup, dan Club World Cup.

Guardiola kemudian meraih segudang trofi lagi saat hijrah ke Bayern Munich dan Manchester City.

Messi juga merasakannya sendiri sentuhan magis Guardiola saat di Barcelona. Ia mengatakan mantan pelatihnya tersebut merupakan pelatih terbaik yang ia miliki.

Namun kualitas Guardiola malah menjadi perusak sepak bola, karena menjadi banyak pelatih yang meniru Guardiola dan berakhir gagal.

“Pep adalah pelatih terbaik yang saya miliki,” kata Messi Movistar Plus.

“Semuanya yang ia rencanakan pasti terjadi. Caranya melihat sesuatu itu spesial, mempersiapkan pertandingan, dan berkomunikasi.”

“Guardiola telah merusak sepak bola juga karena sepak bolanya terlihat mudah dan simpel membuat semua orang ingin menirunya.”

“Kemudian saya bertemu dengan banyak “Guardiola” di luar sana dan Anda sadar apa yang telah kami menangkan.”

Messi telah memenangkan trofi di semua kompetisi yang diikutinya saat di Barcelona. Kini pemain asal Argentina tersebut menambah gelar Ligue 1 dan Copa America.

Hanya satu gelar yang masih belum dicapainya, yaitu Piala Dunia, yang akan dimulai pada 20 November ini.

Argentina tergabung dengan Arab Saudi, Meksiko, dan Polandia di Grup B.