MSPORTS – Logan Sargeant mempersiapkan dirinya untuk menjajal Formula 1 usai mengamankan poin yang cukup untuk Super Licence yang ia raih di F2 musim ini. Jika diresmikan, Sargeant akan menjadi pembalap Amerika Serikat pertama di F1 sejak Alexander Rossi pada 2015 lalu.

Sargeant mengakhiri Feature Race GP Abu Dhabi di P5 pada Minggu (20/11), yang membuatnya cukup untuk menempati P4 di klasemen pembalap musim ini, sekaligus menjadikannya pembalap debutan terbaik di F2.

Setelah memiliki 29 poin Super Licence, 30 poin yang didapatkan dengan berada di P4 kejuaraan, ditambah dua poin dengan tidak adanya poin penalti selama musim F2 2022, dan satu poin usai menjalani Free Practice dengan Williams, Sargeant telah melewati batas 40 poin Super Licence untuk balapan di F1.

Dengan begitu, pembalap berusia 21 tahun ini telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh prinsipal tim Williams, Jost Capito, untuk mendapatkan kursi kosong yang ditinggalkan Nicholas Latifi, untuk menjadi rekan setim Alex Albon pada musim depan.

“Dia merasa siap untuk balapan,” kata Capito pada Oktober lalu saat GP Amerika Serikat, dikutip dari situs resmi F1.

“Dengan syarat bahwa ia harus memiliki poin Super Licence yang cukup setelah Abu Dhabi, dia akan menjadi pembalap kedua kami tahun depan.”

“Dia menjalani satu musim di F2, dan saya suka mendapatkan pembalap muda secepat mungkin ke Formula 1 karena seri di bawahnya, mobil itu (F2) dibandingkan mobil Formula 1, jadi mendapatkannya secepat mungkin dan mengetahui jika ia mampu bertahan di Formula 1 untuk waktu yang lama, dan kami percaya itu.”

“Pada tahun pertamanya di F1, dia memenangkan balapan, dia kuat di kualifikasi sepanjang tahun dalam kariernya, dan kami percaya dia benar-benar siap ke Formula 1.”