MSPORTS – Pembalap Red Bull Max Verstappen memperkirakan dirinya akan mendapatkan perlawanan berarti dari rival di GP Singapura yang akan berlangsung pada 15-17 September 2023.

Red Bull dan Max Verstappen mencoba peruntungannya untuk meneruskan rekornya dengan memenangkan balapan kali ini.

Seperti yang diketahui, Verstappen telah memecahkan rekor dengan meraih 10 kemenangan beruntun, yang sebelumnya diraih oleh Sebastian Vettel dengan sembilan kemenangan.

Pembalap Belanda berusia 25 tahun tersebut juga sudah 12 kali finis di posisi terdepan pada musim ini dari 14 grand prix.

Hasil ini membuat juara dunia dua kali ini unggul jauh 145 poin di puncak klasemen dari rekan setimnya, Sergio Perez, yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, Red Bull juga berpeluang untuk meneruskan dominasi sejak musim lalu yang kini telah meraih 15 kemenangan beruntun.

Kendati demikian, Verstappen hanya finis di urutan ketujuh pada GP Singapura musim lalu setelah start dari posisi delapan.

Sirkuit jalan raya di Marina Bay memang salah satu yang paling menantang dan akan sulit menyalip jika start dari posisi belakang.

Apalagi Perez yang menjadi juara di Singapura tahun lalu, merupakan pembalap yang mampu tampil luar biasa di sirkuit jalan raya.

“Saya pikir kami tidak sekompetitif trek lain,” kata Verstappen soal peluang Red Bull, dikutip dari situs resmi F1.

“Saya pikir sirkuit jalan raya sedikit lebih sulit untuk mobil kami. Saya masih berpikir kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik, tapi itu akan sangat sulit.”

Ketika ditanya lebih lanjut apakah memecahkan rekor tersebut menurunkan tekanan, Verstappen menjawab, “Saya tidak pernah benar-benar melihat ke nomor delapan, sembilan, 10, saya hanya selalu ingin melakukan yang terbaik yang saya bisa.”

“Tentu saja, setiap akhir pekan pada dasarnya sama besarnya dengan tekanan yang Anda berikan pada diri Anda sendiri untuk mencoba mendapatkan hasil terbaik. Sebenarnya tidak ada yang berubah dari sisi itu.”

Baca juga: Jadwal Lengkap Formula 1 GP Singapura, 15-17 September 2023

Verstappen sendiri juga masih belum pernah menang di Singapura. Hasil terbaiknya diraih pada 2018 lalu saat mencapai peringkat kedua.

Marina Bay merupakan salah satu dari tujuh sirkuit yang belum pernah dimenangkan dalam kariernya. 

Ia juga pernah menjadi korban tabrakan di Marina Bay pada 2017. Berbagai insiden dan Safety Car memang kerap terjadi di sekurit ini.

“Tentu saja, tentu saja, saya ingin mencoba dan melanjutkan rekor itu, namun saya tahu akan ada hari di mana hal itu akan berhenti,” tambah juara dunia dua kali tersebut.

“Biasanya, di sirkuit jalan raya, Singapura, selalu ada lebih banyak risiko, lebih banyak kekacauan, namun kami di sini untuk menang dan kami akan mencoba melakukan itu.”