MGOALINDO – National Football League (NFL) dan Asosiasi Pemain (NFLPA) menyetujui untuk berhenti menggunakan protokol kesehatan Covid-19 yang telah mereka jalankan selama hampir dua tahun. Hal ini dinyatakan dalam sebuah memo yang dibuat pada Kamis (3/3/22) waktu setempat.

“Berdasarkan tren meyakinkan saat ini terkait tingkat prevalensi dan severity Covid-19, panduan dari CDC yang terus berkembang, perubahan pada peraturan, dan nasihat dari para ahli kami, NFL dan NFLPA sepakat untuk menghentikan seluruh aspek dari protokol Covid-19,” tulis memo tersebut seperti dikutip dari situs resmi NFL.

“Kami akan terus memprioritaskan kesehatan dan keselamatan pemain, pelatih, dan staff, seperti yang telah dilakukan selama pandemi,” lanjut pernyataan tersebut.

Meski begitu, memo tersebut juga menggarisbawahi bahwa tim tetap harus sesuai dengan hukum yang berlaku di wilayah lokal dan negara bagian mereka.

Beberapa protokol yang tidak akan lagi dilakukan di antaranya:

- Tidak ada lagi pengawasan wajib terkait tes pemain atau staff terlepas dari status vaksinasi. 

- Pemain atau staff tidak diwajibkan lagi untuk menggunakan Kinexon yang merupakan alat pelacak.

- Tidak diwajibkannya menggunakan masker atau penutup wajah.

Memo tersebut juga menekankan bahwa setiap individu harus terus memperhatikan kondisi mereka setiap kali memasuki fasilitas klub.

Jika seseorang mengalami gejala, mereka diwajibkan untuk melapor ke klub dan tim medis serta harus dinyatakan negatif ketika kembali memasuki fasilitas klub.

Sementara untuk mereka yang positif, diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama lima hari.