MSPORTS – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengeluhkan keputusan wasit yang menganulir gol Phil Foden saat laga kontra Liverpool, Minggu (16/10) malam WIB. Pada laga yang berakhir dengan kemenangan the Reds 1-0, gol tersebut dianulir karena adanya pelanggaran yang dilakukan Erling Haaland terhadap Fabinho.

Keputusan tersebut membuat Guardiola berang karena Anthony Taylor yang memutuskan untuk melihat tayangan ulang dari VAR usai gol tersebut, yang akhirnya menganulir gol tersebut.

Mohamed Salah akhirnya menjadi penentu dengan golnya pada menit ke-76 melalui serangan balik cepat, dengan asis dari Alisson.

Guardiola mengklaim hal tersebut karena laga ini bermain di Anfield.

“Kami bermain untuk mengalahkan Liverpool hari ini, tentu saja kami bermain untuk itu. Setelah 1-0 para penonton berteriak tapi kami lebih banyak berteriak di lapangan,” kata Guardiola, dikutip dari Eurosport.

“Wasit mengatakan ‘lanjut, lanjut, lanjut’, ada jutaan pelanggaran seperti ini dan ini jadi pelanggaran karena kami mencetak gol. Jadi mereka memutuskan itu pelanggaran karena kami mencetak gol, kalau tidak, itu bukan pelanggaran. Tapi inilah Anfield.”

“Kami memiliki cukup banyak peluang. Kami memiliki peluang fantastis.”

“Sepanjang permainan kami berani, kami bermain seperti yang seharusnya dan saya tidak ada komplain atau penyesalan atas apa yang telah kami lakukan.”

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memberi respon atas komentar Guardiola tersebut.

“Saya dengar ini Anfield yang membuat keputusan VAR tersebut,” ujar Klopp kepada Sky Sports.

“Dengan pelanggaran terhadap Mo (Salah), Anfield tidak mungkin mempengaruhi itu. Itu pelanggaran terhadap Fabinho (sebelum gol Foden), saya pikir kami setuju soal itu. Apakah itu tidak cukup untuk menarik seseorang hingga jatuh?”

Klopp juga merasa Haaland melakukan dua pelanggaran. Selain terhadap Fabinho, ia juga melakukan pelanggaran terhadap Alisson yang sudah menangkap bola.

“Dia (Taylor) hanya melihat VAR bagaimana ia menarik Fabinho, tapi Ali (Alisson) sudah menangkap bola, dan jika dia tidak memberikan itu, ini gol, sulit dipercaya.”

“Tapi ini jelas pelanggaran karena Ali sudah menangkap bola dengan satu tangannya.”

Gelandang City, Bernardo Silva, juga mengeluhkan konsistensi keputusan wasit.

“Apa yang kami inginkan dari wasit adalah konsistensi dalam keputusan mereka dan ketika Anda melalui sebuah pertandingan dengan tidak meniup peluit ketika ada kontak kecil selama pertandingan, Anda harus terus melakukannya.”

“Jika Anda meniup peluit terhadap semuanya, tiup semuanya, tapi jika dari awal Anda tidak melakukannya - dia membiarkan kami bermain, itu bagus - maka jika Ada gol Anda tidak bisa meniup peluit untuk kontak kecil.”

“Jika Anda ingin konsistensi dari wasit Anda tidak bisa mengubah keputusan karena ada gol dan hanya karena ini keputusan sulit, Anda harus membuat keputusan sulit dan mengesahkan gol tersebut.”