MSPORTS – Para penonton Premier League yang berbuat onar di stadion akan otomatis menerima hukuman larangan ke stadion selama satu tahun. Hal ini diumumkan setelah klub sepakat atas tindakan ini, Rabu (21/9).

Musim lalu, terdapat peningkatan jumlah invasi penonton ke lapangan di akhir musim saat para fans merayakan gelar juara, promosi, atau bertahan di Premier League dengan beberapa insiden kekerasan terjadi yang melibatkan pelatih Crystal Palace, Patrick Vieira.

Penyelenggara liga teratas Inggris ini akan menindak tegas pelaku yang memasuki lapangan tanpa izin, membawa dan menggunakan bom asap atau kembang api, melempar barang ke lapangan, dan juga penggunaan narkoba dan tindak kriminal.

“Pada rapat pemegang saham Premier League hari ini, klub-klub telah sepakat untuk memperkenalkan minimal hukuman pelarangan untuk pendukung yang terlibat dalam anti sosial dan tindak kriminal di stadion Liga,” tulis Premier League dalam pernyataannya.


“Pendukung yang tertangkap membawa atau menggunakan kembang api atau bom asap, memasuki lapangan tanpa izin, akan otomatis menerima hukuman klub dengan minimal satu tahun.”

“Hukuman ini bisa diperluas kepada orang tua yang menjaga atau wali anak-anak yang terlibat dalam aktivitas tersebut.”

“Kebijakan ini efektif secepatnya dan hukuman berlaku dalam laga kandang dan tandang.”

Pada Juli lalu, Premier League dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mengatakan pelaku yang teridentifikasi akan dilaporkan klub kepada polisi dan dituntut yang menyebabkan catatan kriminal permanen, yang akan berpengaruh kepada pendidikan dan pekerjaan mereka, hingga masuk penjara.