MSPORTS – Tim Formula 1, Red Bull, menskors sementara pembalap junior dan cadangan mereka, Juri Vips, akibat ujaran rasisme dan homofobia yang dilontarkannya ketika bermain gim online.

Keputusan ini disampaikan Red Bull lewat akun media sosialnya pada Rabu (22/6/22) dini hari WIB.

“Red Bull telah menskor pembalap junior, Juri Vips, dari seluruh tugas tim dengan dampak langsung, menunggu investigasi penuh terhadap insiden tersebut,” tulis Red Bull di akun Twitter-nya.

“Sebagai organisasi, kami mengutuk pelecehan jenis apa pun dan memiliki kebijakan tanpa toleransi terkait bahasa atau perilaku rasisme di dalam organisasi kami,” tutup Red Bull.

Dilansir dari BBC, Vips yang berasal dari Estonia ini melakukan tindakannya tersebut ketika bermain gim online dengan pembalap Red Bull Junior lainnya, Liam Lawson, dan menyiarkannya secara langsung.

Pembalap berusia 21 tahun ini pun telah menyampaikan permintaan maaf lewat akun Instagram-nya.

“Saya ingin secara terus terang meminta maaf untuk bahasa ofensif yang digunakan dalam siaran langsung gim online pada awal hari ini,” tulis Vips.

“Bahasa ini sepenuhnya tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan nilai dan prinsip yang saya pegang. Saya secara mendalam menyesali tindakan saya dan ini bukanlah contoh yang ingin saya berikan,” lanjut Vips.

“Saya akan bekerja sama terhadap investigasi secara penuh,” tutup Vips.

Vips sendiri membalap di Formula 2 dan sempat tampil di sesi latihan pertama di GP Spanyol Formula 1 pada Mei lalu. Ia bergabung dengan Red Bull pada 2018.