MSPORTS – Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Peribahasa tersebut sesuai untuk Golden State Warriors dalam gim ketiga final NBA 2021/2022 melawan Boston Celtics, Kamis (9/6/22).

Seperti diketahui, mereka bukan hanya kalah dengan skor 110-116 yang membuatnya menjadi tertinggal 1-2. Namun, bintang utama mereka, Stephen Curry, juga mengalami cedera.

Pada kuarter keempat, tepatnya ketika pertandingan tersisa 4 menit 7 detik dan mereka tertinggal 98-110, kaki Curry tertindih oleh big man Celtics, Al Horford, ketika terjadi perebutan bola.

Karena insiden tersebut, ia pun akhirnya tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Sebagai catatan, meski mengawali pertandingan lebih awal, Curry tetap keluar sebagai pencetak poin terbanyak dengan 31 angka, melebihi 27 poin milik penyumbang poin terbanyak Celtics, Jaylen Brown.

Oleh karenanya, dengan peran dan kontribusi krusialnya tersebut, tim dan para pendukung Warriors pun cemas bahwa bintangnya tersebut tidak akan bisa bermain pada gim keempat, Sabtu (11/6/22).

Namun, terlepas dari kenyataannya besok, Curry sendiri telah menyatakan bahwa dia akan bermain dalam pertandingan itu.

“Saya akan bermain. Hanya itu yang saya ketahui sekarang. Melakukan pemulihan dan penyembuhan sebisa mungkin dan memahami seberapa pentingnya gim keempat,” kata Curry dikutip dari situs resmi NBA.

“Saya bergairah dengan kesempatannya,” tegas Curry.

Sebetulnya, ini bukan lah cedera baru bagi Curry. Ini ia alami sebelumnya pada Maret lalu dalam musim reguler. Dan menariknya, itu ia dapat ketika melawan Celtics. Kala itu, kondisi tersebut membuatnya absen dalam 12 pertandingan.

Namun, pengalaman ini pula lah yang membuatnya menjadi lebih tahu soal kondisinya dan percaya diri bisa bermain di gim keempat nanti.

“Ketika saya mengalaminya di musim reguler, saya langsung tahu bahwa ada sesuatu yang cukup salah parah. Malam kemarin, saya tahu saya sakit tetapi tidak seburuk itu,” ujar Curry.

“Saya bisa mengukur apakah harus tetap bermain atau tidak membuat lebih banyak kerusahakan. Itu mengapa saya sangat percaya diri akan bermain besok dan tetap melaju,” kata Curry.

“Anda menjadi dokter bagi diri sendiri sampai batas tertentu berdasarkan pengalaman berbeda yang anda alami,” tutup Curry.